Peta Desa
Masuk

“Episode ketika Kawaki memecahkan vas bunga itulah yang menjadi awalnya.”

ミナト

Kisahku

Pertama kali saya menonton NARUTO adalah karena seorang teman berkata, “Ada manga yang sangat seru, coba baca deh.” Saat itu, pekerjaan saya sedang kurang lancar, dan saya sudah kewalahan hanya untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Saya hampir tidak lagi menggambar maupun membaca manga yang dulu sangat saya sukai. Karena manga-nya sudah banyak terbit dalam bentuk buku komik, saya memutuskan untuk menonton dulu versi anime dari “Lembah Kiamat” yang direkomendasikan teman saya. Itu benar-benar mengejutkan. Saya berpikir, “Apakah boleh ada anime seperti ini?”, lalu segera mengumpulkan semua jilid buku komiknya dan menonton semua episode animenya. ―― Waktu berlalu, dan saya kembali menjalani hari-hari yang begitu sibuk hingga hanya cukup untuk bertahan hidup. Pada saat itu, di majalah Jump yang saya beli untuk mencari manga lain, ternyata ada serial BORUTO. Dalam benak saya, NARUTO sudah selesai, jadi saya membacanya tanpa ekspektasi khusus. Itu adalah episode di mana Kawaki memecahkan vas bunga. Setelah itu, saya jadi sangat penasaran dengan bocah bernama Kawaki ini, dan tidak bisa tenang kalau tidak membacanya segera setelah tanggal rilis setiap bulan. Dan begitulah sampai sekarang. ----- Bagi hidup saya, NARUTO dan BORUTO adalah bagian yang tak terpisahkan. Setiap kali saya mengalami masa-masa sulit, keduanya selalu menjadi penopang hati saya. Selain itu, karya ini juga mengajarkan saya bagaimana cara memegang teguh keyakinan dan menjalaninya. Karya ini mengajarkan saya cara hidup seperti apa yang seharusnya saya jalani.