Peta Desa
Masuk

“Saya sudah menganggapnya sebagai penduduk Konoha”

まつ②

Kisahku

Pada tahun 1999, saat serial *Rurouni Kenshin* berakhir di Weekly Shonen Jump, *NARUTO* pun secara resmi mulai dimuat secara berseri. Seolah-olah untuk mengisi kekosongan itu, saya pun mulai membacanya di kolom "和" majalah *Jump*, mengikuti alur tersebut. Bagi saya yang saat itu sudah dewasa, manga ninja bukanlah hal yang baru, tetapi karena Naruto begitu polos, ceria, dan menggemaskan, ditambah lagi episode pertamanya membuat saya menangis tanpa henti, saya pun benar-benar terpikat. Melihat Naruto minum susu yang sudah lewat masa kadaluwarsa sendirian begitu mengharukan hingga saya ingin memeluknya; rasanya seperti memiliki adik laki-laki yang jauh lebih muda. Di tengah perjalanan, ada masa di mana saya tidak punya waktu untuk terus membaca manga secara serial dan beralih ke edisi tankobon, sehingga sempat menjauh sejenak, tetapi saat melihat pertemuan pertama Naruto dan Kushina, saya menangis tersedu-sedu! Dengan tergesa-gesa saya membaca ulang semua bab, dan sejak saat itu saya membacanya secara real-time. Sejak saat itu, mulai dari episode terakhir manga dan anime NARUTO, film THE LAST, spin-off Salad dan Mitsuki, hingga film BORUTO dan dimulainya manga serta anime BORUTO, saya terus menikmatinya dengan tulus apa adanya. Karena sekarang punya lebih banyak waktu luang, saya bisa mengikuti semuanya secara real-time tanpa ketinggalan satu pun, hehe. Semua karakternya sangat menarik, dunia ceritanya yang dirancang dengan sangat baik juga seru, dan yang terpenting, saya adalah penggemar Kishimoto-sensei dan Ikemoto-sensei, jadi entah bagaimana, saya terus menikmati karya ini selama 25 tahun.

Adegan / dialog favorit

Dalam bab ke-653 manga asli NARUTO, percakapan antara Naruto dan Obito adalah yang paling menyentuh hati. Kutipan terbaik di antara semua kutipan Naruto, "俺が知りてーのは楽な道のりじゃねぇ。険しい道の歩き方だ" Dialog yang menyusul setelahnya juga sangat brilian. "火影ってのは痛ぇーのを我慢して皆の前を歩いてる奴のことだ""火影になる奴に近道はねーし、なった奴に逃げ道はねーよ!" Jalan terbentuk karena ada yang melaluinya, menjadi jalan karena ada yang membukanya. Keberanian Naruto yang terus berjuang meski mengetahui betapa beratnya rintangan itu sungguh patut diacungi jempol, dan hal ini sangat mengesankan karena inilah yang tidak boleh dilupakan oleh orang dewasa. BORUTO manga bab 42, Salad berkata, “Ayah… tolong bantu aku! Chidori!!!” Saya juga terkesima saat menonton animenya. Terlalu keren! Dalam situasi di mana dia harus bertindak meski belum sempurna, Salad yang percaya pada dirinya sendiri dan mulai berlari adalah kapten terbaik. BORUTO Bab 80, Bolt berkata: "兄弟殺しで終わらせるわけにいかねぇ…兄弟喧嘩にしてやらねぇとな!そうするはずだ…!父ちゃんなら!" Saya sampai menangis saat sosok Naruto tumpang tindih di sini. Kebesaran hati Bolt dalam menerima ketidakmampuannya sendiri, serta kekuatan untuk menghadapi tantangan secara langsung, benar-benar menggetarkan hati.

Cerita-cerita yang ingin sekali saya baca

Saya ingin menonton pertarungan bos terakhir di BORUTO di bioskop! Semoga Naruto dan Sasuke juga sudah bangkit kembali, hehe.